Linux di promosikan di indonesia sebagai OS yang Free dan Opensource.
Celakanya sebagian besar menganggap free itu identik dengan gratis. OS
nya gratis, forumnya gratis, dan segalanya ingin gratisan. Padahal free
diatas adalah freedom atau kebebasan. Mau digratiskan boleh, mau dijual
juga boleh, asal memenuhi lisensi dari distro linux yang dipakai
tersebut.
Lisensi? Apakah Linux ada lisensi seperti Windows?
Salah kaprah yang kedua. Masyarakat hanya memandang bahwa sesuatu yang
berlisensi itu berarti berbayar atau ada royalti nya. Padahal lisensi
itu banyak jenis dan macamnya. Tujuan utama ada lisensi lebih ke Hak
Cipta, bukan berbayar atau tidak berbayar. Linux yang ada dipasaran juga
mempunyai lisensi beragam, bisa GPL, OSI, atau yang lainnya. Bahkan
tidak jarang suatu OS itu mempunyai lisensi campuran, antara yang GPL
dan lisensi Proprietary.
Dengana adanya lisensi, maka suatu distro Linux atau Program Opensource
lainnya, diakui kepemilikannya dan tidak sembarangan bisa dirubah tanpa
ijin pembuatnya.
Opensource adalah kode yang terbuka. Di linux, kode pembuatan OS nya
disertakan, sehingga masyarakat bisa memodifikasinya. Sekali lagi, hal
ini diatur oleh lisensi dari OS linux yang bersangkutan.
Lantas dengan adanya kode terbuka ini berarti Linux rawan, bisa diacak-acak oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab?
Nah, menimbang untung ruginya, justru saya katakan Linux adalah OS yang
sangat aman. Kenapa? Karena dengan adanya kode terbuka, maka orang-orang
ahli pemrograman diseluruh dunia bisa melihat dan memantau isi dari
linux itu. Mereka akan secara cepat mendeteksi adanya bug, error, atau
bahkan adanya malware atau trojan yang disisipkan orang-orang yang tidak
bertanggung jawab. Setiap distro linux memiliki komunitas yang loyal.
Anggota-anggota komunitas ini yang bahu membahu melakukan cek dan ricek
terhadap distro yang mereka usung. Pembuatan linux adalah sistem gotong
royong, dan sistem ini pula yang menjamin keamanan, kestabilan, serta
kehandalan suatu distro Linux.
Sayangnya, banyak pihak di dalam negeri dan bahkan pemerintah sendiri,
yang tidak memahami konsep opensource ini dan menganggap apa-apa yang
berbau opensource adalah murahan dan gratisan.
Jangan putus asa... tinggalkan orang yang kolot dan ganti haluan dengan berfikiran maju :)
Berikut ini akan saya bahas tentang beberapa bisnis atau usaha yang bisa
dilakukan di dunia Linux dan Opensource , mulai dari yang
kecil/menengah, sampai yang kelas Enterprise.
1. Jual aksesoris Linux
Usaha yang mudah di dunia opensource adalah berjualan aksesoris. Tidak
seperti OS Proprietary (misalnya MS Windows), Developer linux pada
umumnya tidak menjual CD/DVD Installer. Ada pihak ketiga yang bisa
melakukan itu. Nah ini peluang usaha yang bagus, modal kecil, dan tidak
beresiko. CD/DVD bisa dikemas sedemikian rupa dengan cover yang cantik
dan case yang bagus, tidak kalah dengan CD/DVD OS Proprietary yang
dijual dipasaran, tentunya akan menambah daya tarik sendiri untuk
pembeli.
Bandwidth internet yang minim di Indonesia, adalah peluang untuk membuka
bisnis ini, sekaligus sangat membantu sosialisasi Linux ditanah air.
Inovasi lainnya, bisa membundle CD/DVD tersebut dengan ebook atau
dokumentasi dari Offcial Distro nya, hal ini akan mempermudah pembeli
untuk langsung praktek dan belajar Linux.
Aksesoris tidak terbatas CD/DVD , tapi bisa juga kaos, jaket, baju, boneka, gantungan kunci dan pernik-pernik lainnya.
Layanan yang professional serta kualitas yang baik, akan menyuburkan
bisnis anda ini serta tidak menutup kemungkinan akan jadi bisnis yang
besar.
2. Instalasi dan Konfigurasi Linux
Sama seperti OS lainnya, banyak pihak yang memerlukan jasa instalasi dan
konfigurasi, khususnya orang-orang yang ingin praktis dan tidak mau
ribet harus belajar ini itu dulu. Peluang bisnis dijasa instalasi dan
konfigurasi terbuka lebar. Skala calon client juga beragam, mulai
tingkat pengguna pribadi, warnet, kantor, sampai ke perusahaan.
Jenis bisnis ini juga beragam. Anda bisa menawarkan instalasi dan
konfigurasi softwarenya saja, atau anda menjual bundle software beserta
dengan hardwarenya dengan harga yang menarik, atau anda bisa tawarkan
dukungan perawatan/maintenance secara berkala.
Satu hal yang penting dalam bisnis ini adalah professionalisme. Jangan
main coba-coba dengan hardware client jika anda sendiri belum pernah
mencobanya. Anda bukan dewa dimana komputer client adalah budaknya yang
bisa anda permainkan semaunya. Posisikan diri anda secara professional,
kepercayaan client kepada anda itu sangat utama. Jangan memanfaatkan
ketidaktahuan client akan teknis, kemudian anda bertindak semaunya dalam
memperlakukan komputer-komputer yang dipercayakan client kepada anda.
Ingat, sekali reputasi dan nama baik anda jelek dimata client, maka bisnis anda sudah mendekati ajalnya.
3. Kursus
Bagaimana cara mempelajari linux? Pertama baca dokumentasinya, kedua
gabung dan berdiskusi di forum , dan ketiga yang paling mudah adalah
ambil KURSUS.
Yup, kursus Linux dan Opensource adalah usaha yang cukup menjanjikan.
Bentuknya sendiri bermacam-macam, mulai dari membuat lembaga kursus
sampai mengadakan kursus pribadi secara online.
Jika anda tertarik untuk terjun di bisnis ini, satu hal yang utama
adalah kurikulum dan modul. Baik berupa lembaga maupun personal, suatu
kegiatan kursus membutuhkan kurikulum yang jelas serta modul atau buku
panduan.
Kurikulum yang dibuat bisa memberikan gambaran kepada calon peserta
kursus, gambaran kualitas kursus yang anda adakan. Kurikulum dan modul
yang jelas dan lengkap, tentunya lebih menarik bagi calon peserta,
sedang kurukulum dan modul yang singkat dan asal-asalan, membuat iklan
kursus anda tidak akan pernah dilirik orang lagi.
Mentor atau pengajar juga sangat penting. Ingat, tidak semua orang yang
pintar itu mampu mengajar. Belajar adalah hal yang mudah, tapi mengajar
itu gampang-gampang susah. Pengalaman dan cara pembawaan seseorang
kemungkinan lebih menentukan dibandingkan tingginya keahlian dari yang
bersangkutan. Peserta kursus akan puas, jika mereka berhasil menguasai
materi yang diajarkan, bukan karena diajari oleh orang yang ahli.
Pilih dan seleksi benar-benar calon pengajar di lembaga kursus anda, dan
jika anda adalah seorang pengajar juga, maka ada baiknya mempelajari
ilmu cara mengajar yang baik.
4. Seminar dan workshop
Dimasa sekarang ini linux sudah mulai dikenal oleh masyarakat, meskipun
mereka cuma tahunya namanya aja, tapi hal ini membawa peluang ke bisnis
seminar atau workshop.
Seminar atau workshop tentang linux dan opensource banyak digemari
masyarakat, tinggal bagaimana ide kreatif anda dalam mengemasnya.
Pembicara yang kompeten, lokasi yang strategis, fasilitas yang lengkap,
harga tiket yang terjangkau, serta tema-tema yang menarik, akan membawa
calon peserta membanjiri seminar yang anda adakan.
Promosi adalah unsur yang patut dipertimbangakan benar-benar dan sponsor adalah penunjang dana tambahan bagi anda.
Usahakan promosi dengan semenarik mungkin tapi hindari yang terlalu
muluk. Kata-kata promosi "Dijamin anda langsung bisa" jika digunakan
sembarangan akan menjadi boomerang bagi anda. Peserta akan menuntut
anda, baik langsung maupun cuma menggerutu, jika mereka merasa tidak
puas dan tidak sesuai hasilnya dengan apa yang anda janjikan dalam
poster dan spanduk acara.
Beberapa bisnis dibawah ini sudah masuk ke kelas Enterprise.
1. Konsultan IT
Di era yang serba maju ini, kebutuhan akan sistem yang stabil dan handal
adalah tujuan utama setiap pihak yang memakai solusi IT untuk menunjang
pekerjaannya.
Jika anda memiliki keahlian yang mumpuni di bidang Linux dan Opensource, maka tidak ada salahnya membentuk usaha konsultan IT.
Seorang konsultan IT dinilai dari pengalaman dan sertifikasi yang
didapatnya, tentu hal ini tidak mudah dan memerlukan biaya yang lumayan.
Konsultan IT seringkali dihadapkan kepada sistem yang kritis, yang benar-benar memerlukan keahlian khusus dalam menanganinya.
Semakin tinggi ilmu, professional, dan nama baiknya terkenal
dimasyarakat, semakin banyak order yang datang, tentunya semakin tinggi
honor yang diperolehnya.
2. Manage Service Provider
Manage Service Provider istilahnya adalah sub kontraktor IT di
perusahaan tertentu. Perusahaan client akan menyewa perusahaan anda
untuk menangani urusan IT mereka, kasarnya mereka tidak mau tahu
bagaimana caranya, asalkan sektor IT nya bisa menunjang kemajuan bisnis
dan perusahaan mereka.
Hal ini bisa bernilai besar, tentunya dengan resiko yang besar pula.
Perusahaan anda harus handal dan benar-benar memiliki tenaga ahli yang
mumpuni untuk menangani sistem IT di perusahaan client. Dalam hal ini
reputasi dan nama baik anda adalah hal yang sangat diutamakan client.
Tidak ada celah kesalahan dalam pandangan client, dan andalah yang harus
bertanggung jawab penuh akan hal itu jika terjadi demikian.
Sebuah perusahaan MSP biasanya memiliki rekanan dengan developer OS atau
program yang dipakainya. Hal ini tentunya akan menjadi jaminan
kemampuan untuk mengatasi setiap permasalahan IT di perusahaan client.
Seburuk-buruknya situasi, masih ada developernya langsung dibelakang
perusahaan anda yang akan membantu secara penuh.
3. Sertikasi professional (Internasional)
Beberapa distro linux enterprise memiliki sertifikasi yang berlaku
secara internasional. Anda dapat membuka rekanan dengan mereka, sehingga
anda dapat menyelenggarakan sertifikasi professional di Indonesia.
Hal yang perlu diperhatikan, bahwa biaya untuk ini tidaklah murah. Anda
akan mengirimkan calon mentor untuk disertifikasi terlebih dahulu,
sebelum mereka mengajar. Bahkan lembaga atau perusahaan anda juga
diharapkan memenuhi kriteria-kriteria sertifikasi dari developernya.
4. Agen tunggal/Rekanan
Dalam hal ini anda akan bekerjasama langsung dengan perusahaan developer
linux atau program opensource. Anda adalah agen tunggal produk mereka
untuk dipasarkan di indonesia. Perusahaan anda akan meliputi unit-unit
pemasaran barang/jasa, konsultasi, service, dan sertifikasi.
Biaya untuk hal ini sangat besar, dan anda perlu menghitung dengan
cermat tentang prospek kedepannya. Jangan sampai developer yang anda
ikuti gulung tikar dalam waktu singkat. Andalah yang akan disalahkan
oleh client dan ini beresiko besar untuk bisnis anda kedepannya. Pilih
perusahaan developer yang bonafid dan terpercaya, hal ini akan membantu
bisnis anda untuk terus berkembang.
5. Developer
Jika anda memiliki dukungan dana, teknis, dan pandangan prospek kedepan
yang cukup baik, tidak ada salahnya menjadi developer Linux dan
Opensource.
Anda bisa melakukannya secara personal atau membentuk Software House atau Developer Distro Linux.
Satu hal yang pasti, software atau distro yang anda buat harus memiliki
tujuan yang jelas serta prospek bisnis yang baik. Untuk hal ini jelas
diperlukan pengamatan dan evaluasi dalam jangka waktu yang lumayan lama.
Software atau OS yang dibuat secara terburu-buru dan hanya mengikuti
keinginan developer semata tanpa melihat animo pasar, akan mengakhiri
bisnis ini dengan cepat.
Pemasaran, promosi, pendanaan, sistem pengembangan teknis, komunitas,
dan segmentasi target bisnis adalah hal-hal yang harus dipertimbangkan
matang-matang sebelum membuat suatu produk atau distro linux. Produk
yang baik belum tentu diterima oleh masyarakat, suatu produk harus
memiliki kegunaaan yang benar-benar dibutuhkan oleh calon penggunanya.
Stabilitas, reliabilitas, serta kontinuitas dari pengembangan produk
tersebut akan menjadi jaminan banyak atau sedikitnya client yang akan
memakai produk anda.
------------------------------------------------------------------------------------------
Demikian uraian singkat beberapa usaha atau bisnis di dunia Linux dan
Opensource. Sebenarnya jika anda kreatif dan inovatif, maka akan timbul
jutaan peluang baru yang akan jadi bisnis yang manis untuk masa depan.
Tapi ingat, apapun jenis bisnisnya, jagalah sikap professional dan
pertahankan reputasi anda.
Satu hal yang sangat saya
sukai dari bisnis di dunia Linux dan Opensouce adalah sifatnya yang
fair. Jika seseorang mau bersusah payah belajar menguasainya maka dia
akan mendapatkannya dengan biaya murah (kalo tidak boleh dibilang
gratis) dan jika seseorang hanya menginginkan implementasi Linux dan
opensource dalam menunjang produktifitas pekerjaannya, maka dia hanya
perlu menyiapkan kocek untuk membayar teknisi atau Konsultan IT. Adil
bukan?
Selamat berbisnis dengan solusi opensource. Sukses bagi anda..